GOAL PRAYING

====================================================
“Dengan pertolongan ALLAH, aku YAKIN bisa meraih apapun yang aku INGINKAN. Aku IZINKAN diriku untuk BERHASIL. Aku IZINKAN diriku untuk BERUBAH. Aku IZINKAN nasibku untuk terus MEMBAIK. SAAT INI dan SELAMANYA aku selalu MENGIZINKAN semua yang aku inginkan untuk hadir di dalam hidupku dengan MUDAH dan MENYENANGKAN. Terima kasih yang ALLAH.”
====================================================

“Kebahagiaan adalah sesuatu yang dapat mengantarkan kepada kesuksesan (surga)”
(Ali Bin Abi Thalib)

Kawan, sesungguhnya kebahagiaan adalah alat untuk kita meraih kesuksesan. BUKAN SEBALIKNYA! Sebagian besar orang akan merasa bahagia ketika mereka sukses meraih sebuah pencapaian tertentu : sukses menjadi SARJANA, sukses menjadi JUTAWAN, sukses menjadi DIREKTUR, de es be. PADAHAL, ketika kita mencapai semua itu, mana yang lebih berharga : PENCAPAIAN itu sendiri ATAU perasaan BAHAGIA kita?

Kita menerima selembar kertas bertuliskan gelar kesarjanaan tapi lalu terpikir betapa sulitnya mendapatkan pekerjaan yang kita dambakan, bahagiakan kita? Kita memiliki harta melimpah tapi hati kita selalu khawatir bahwa harta kita akan dicuri, bahagiakah kita? Tentu saja TIDAK! Karena yang kita cari adalah KEBAHAGIAAN, bukan ijazah, uang, harta atau apapun yang kita inginkan.

Mari kita ubah pandangan kita tentang arti SUKSES. Sukses bukanlah suatu pencapaian, melainkan hasil dari rasa hati yang bahagia. Proses yang kita jalani untuk menuju kepada tujuan yang bermakna bagi kita. Tak perlu melihat hasilnya. Karena jika perasaan kita selalu bahagia, maka, menurut imam Ali, hasilnya pasti kesuksesan.

Saat kita berhasil meraih tujuan yang bukan datang dari hati, kita akan tetap merasa kekurangan. Semakin kita sukses, hidup kita akan semakin kering dan kekurangan arti karena sebenarnya kita mengejar kesuksesan untuk menghindari rasa sakit dari perasaan kurang yang menganga di hati kita.

RAHASIA DOA YANG SANGAT EFEKTIF
===============================

Agar kita sukses merasakan KESUKSESAN, kita harus memperhatikan 3 syarat doa yang efektif berikut :
1. Direction : Meminta dengan niat yang jelas
2. Obedience : Meyakinkan hati bahwa doa terkabul
3. Acceptance : Menerima perasaan terkabulnya doa

Mari kita simak penjabaran berikut ini, Kawan..

1. MINTA : Kutahu Yang Kumau

“…Aku dekat…Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepadaKu” (Al Baqarah : 186)

Mungkin kita sering bertanya, kenapa kita harus repot menjelaskan kepada TUHAN apa yang kita MAU? Bukankah TUHAN sudah MAHATAU?

Tuhan memang Mahatau apa yang kita MAU, tetapi masalahnya justru : APAKAH KITA TAHU APA YANG KITA MAU? Oleh karena Tuhan bukahlah Mahapemaksa, melainkan Mahapemberi. Ia HANYA MEMBERI apa yang KITA MINTA.

Apakah kita tahu apa yang kita MAU? Apakah kita merasa bahwa kita ikut andil dalam menentukan nasib dan kesuksesan kita? Apakah kita hidup di dalam gairah untuk mewujudkan niat-niat kita?

Bersyukurlah kita yang menjawab “YA”. Karena kita mengetahui siapa diri kita dan hubungan kita dengan alam semesta. Oleh karena dengan begitu akan mudah bagi kita untuk MERAIH KESUKSESAN dalam mewujudkan berbagai niat kita dalam hidup.

Namun, jika kita merasa tidak bahagia karena banyak hal yang masih belum bisa kita raih; selalu berada dalam kesulitan finansial meskipun kita selalu ingin dan berusaha untuk mendapatkan lebih banyak uang; atau mungkin kita tidak senang dengan situasi pekerjaan kita, tetapi tidak tahu cara memperbaikinya; maka LANGKAH PERTAMA untuk menyelesaikan semua itu adalah dengan bertanya, SUNGGUH-SUNGGUH BERTANYA pada diri sendiri : APA SEBENARNYA YANG KUINGINKAN?

Kejelasan niat, itulah yang dimaksud. Oleh karena sukses adalah pilihan, kita akan dengan mudah meraihnya asalah tahu lebih dulu APA YANG KITA MAU. Persoalannya, banyak orang TIDAK TAHU APA KEMAUANNYA. Niat didalam doanya tidak jelas sehingga apa yang dicapainya pun MELENCENG JAUH. Bagaimana kita bisa mendapatkan suatu yang kita inginkan kalau apa yang kita inginkan NGGAK JELAS?

Banyak contoh ORANG SUKSES karena sejak awal mereka tahu persis apa yang mereka inginkan dan tahu misi hidupnya. BILL GATES sudah tahu sejak muda bahwa ia akan menjadi pakar di bidang software komputer, sehingga ia terus mengembangkan hal itu dan akhirnya menjadi sangat sukses di bidang yang ia inginkan. Padahal ia BUKAN orang yang SANGAT PINTAR. Ia drop out dari kuliahnya. MICHAEL DELL, pemilik pabrik komputer Dell, sejak muda tahu bahwa karir yang cocok untuk hidupnya adalah di bidang perangkat keras komputer.

INGAT, Tuhan selalu MENJAWAB apa yang KITA MINTA lewat perasaan di HATI. Jika perasaan kita NGGAK JELAS, maka “Ke-NGGAK JELAS-an” lah yang dikabulkan. Dan, jika kita minta dengan JELAS dan PENUH KEYAKINAN, maka hal-hal yang “MEYAKINKAN”-lah yang akan dikabulkan. Insya Allah.

BAGAIMANA KITA DAPAT MEMPERJELAS DOA DAN KEINGINAN KITA?
==========================================================

Menurut Pakdhe Phytagoras, guru filsafat terbesar di Yunani kuno, “Kualitas HIDUP kita bergantung dari kualitas PERTANYAAN kita”.

Umumnya, orang hanya bertanya tentang hal-hal biasa seperti, “KAPAN GAJIKU NAIK?” atau lebih parah lagi, “KOK GAJIKU NGGAK NAIK-NAIK?” yang hanya merupakan KELUHAN yang akan membebani hidup. Pertanyaan semacam itu harus ditingkatkan KUALITAS-nya menjadi seperti, “PEKERJAAN SEPERTI APA YANG AKU SUKAI?”, “PENGHASILAN SEBESAR APA YANG INGIN AKU CIPTAKAN?” atau “MENGAPA AKU SANGAT INGIN RUMAH SEPERTI ITU?”

Menurut Ivan Burnell, penulis buku Power of Positive Doing, jika kita memperhatikan orang-orang besar, paling progresif dan sangat sukses sepanjang sejarah, kita akan melihat bahwa secara umum mereka mengajukan pertanyaan-pertanyaan lebih baiik daripada orang-orang yang tidak sukses. Para CEO yang paling terkenal, karyawan yang karirnya melesat dan wiraswastawan yang sukses adalah para PENANYA yang pandai.

Sekarang, tugas kita, Kawan, tanyakan pada diri sendiri, apakah hidup kita selama ini menggambarkan keinginan di lubuk hati yang terdalam? Betulkah itu semua yang kita inginkan? Mulai sekarang, ambil buku agenda lalu jawablah pertanyaan berikut untuk mengetahui “KUTAHU YANG KUMAU”

1. Apa saja keinginanku?
2. Mengapa aku menginginkan itu?
3. Kalau aku berhasil mendapatkan keinginan itu, bahagiakah aku? Kenapa?
4. Bisakah aku bahagia tanpa mendapatkan keinginan itu?
5. Bagaimana dengan apa yang telah kudapatkan sejauh ini? Apakah membahagiakanku?
6. Apa arti kebahagiaan untukku?

2. YAKIN : Mengijinkan Doa Terkabul

“Berdoalah kepada Allah dan yakinlah doa kalian dikabulkan…”
(Muhammad SAW)

Orang sukses tahu dimana meletakkan fokus perhatiannya. Meski ada hambatan saat berjalan menuju tujuan, ia tak pernah mengeluh. Konsentrasinya tetap pada tujuan yang diinginkannya.

“Per-HATI-an” kita harus ter-FOKUS pada apa yang sedang kita INGINKAN. Letakkan “HATI” kita disitu : karir yang hebat, mobil baru, keluarga sakinah, bisnis lancar, dan lainnya sambil MENSYUKURI apapun kondisi yang ingin kita ubah saat ini.

3. TERIMA : Bersyukur Keras, BUKAN Hanya Bekerja Keras

“…sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu.”
(QS Ibrahim : 7)

Langkah PAMUNGKAS di hati ini kekuatannya sangat DAHSYAT namu sering DIABAIKAN karena agak sulit ditangkap LOGIKA. Disini, kita bersyukur karena MEMBAYANGKAN hal yang kita doakan sudah terkabul. Dengan kata lain, kita seolah BENAR-BENAR MELIHAT, MENDENGAR, dan MERASAKAN sepenuh hati bahwa doa kita SUDAH TERWUJUD, karena itu kita bersyukur.

“Ini, seperti kita sudah MELUNASI PEMBAYARAN (berupa syukur) di muka, meskipun PESANAN kita (yakni doa) belum kita terima.”

Dan, keyakinan kita dalam bentuk syukur akan memastikan kelancaran proses itu, sedangkan KERAGUAN kita akan menghambat dan merusak proses terkabulnya doa itu. Karenanya, posisi hati syukur di zona ikhlas merupakan frekuensi terbaik yang perlu kita pertahankan posisinya.

RAHASIA DOA 3-In-1
=================

Proses DOA (Minta, Yakin, dan Terima) bukanlah 3 kegiatan yang berbeda, melainkan dilakukan 3 in 1 pada saat yang sama sekaligus. Kita MEMINTA kepada Tuhan dengan perasaan YAKIN bahwa kita sudah MENERIMA-nya di dalam hati.

Sesuai prinsip fisika kuantum, dengan melakukan proses ini sambil memanfaatkan kekuatan ANGAN-ANGAN atau IMAJINASI, sesungguhnya kita sedang melakukan proses RAHASIA KEDAHSYATAN DOA yang sebelumnya hanya dikuasai oleh segelintir orang yang memahami rahasia kekuatan doa.

“Aku telah mengadakan hubungan yang langsung antara Aku dengan angan-angan dan harapan seluruh makhluk-Ku”
(Riwayat Ibn Husain)

MEMIKIRKAN BERARTI MENGUNDANG
================================

“Semua yang terjadi diluar adalah serupa yang terjadi di dalam diri manusia yaitu pikiran dan perasaannya”
(Charles Brodie Patterson, 1899)

Kita perlu waspada pada apa yang kita pikir dan rasakan karena pikiiran dan perasaan kita esensinya adalah DOA juga. Dan HUKUM DAYA TARIK (Law of Attraction) menyatakan bahwa kita MENARIK segala sesuatu yang kita PIKIR dan RASAKAN tanpa PEDULI apakah kita menginginkannya atau tidak. Tanpa peduli apakah itu POSITIF atau NEGATIF.

Ia langsung merespons pikiran sesuai sifatnya, yaitu FOKUS per-HATI-an kita. Kalau kita fokus memikirkan sesuatu yang kita sukai, berarti kita mengatakan, “YA, DATANGLAH….KARENA INILAH YANG KUSUKA”. Dan, ketika kita fokus memikirkan hal yang TIDAK kita sukai berarti kita mengatakan, “YA, DATANGLAH…KARENA INILAH YANG TIDAK KUSUKAI.” Sekali lagi, alam semesta tidak bertanya apakah hal itu kita sukai atau tidak.

Semua yang kita inginkan sebetulnya sudah tersedia secara melimpah di alam semesta ini. Kita tinggal mengambilnya dengan piranti bernama DOA. Persis seperti hubungan antara STASIUN RADIO dan PENDENGARNYA. Setiap stasiun radio sudah memancarkan frekuensinya di posisi tertentu. Untuk mendapatkan siaran RRI misalnya, kita tidak perlu menelepon stasiun RRI lebih dulu dan meminta mereka mengarahkan frekuensinya ke pesawat radio penerima kita. Selama 24 jam siarannya selalu hadir di tempat kita masing-masing, kitalah yang harus mencarinya di radio masing-masing.

“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu…”
(QS Al Mukmin : 60)

“Aku berkata kepada semua penduduk langit dan bumi : “Mintalah kepada-Ku!” Aku pun lalu memberikan kepada masing-masing orang, pikiran apa yang terpikir pada semuanya.
(Riwayat Ibn Husain)

LANGKAH MENYUSUN GOAL PRAYING
===============================

1. ALPHAMATIC. Sebelum menyusun niat-niat kita, pastikan kita dalam suasana hati yang khidmat memahami bahwa masalah yang sedang kita cari solusinya ini merupakan RAHMAT TUHAN yang ingin menjadikan kita menjadi orang yang LEBIH BAIK lagi.
2. AFIRMASI. Tetapkan keinginan kita dengan menulis, “AKU MERASA BAHAGIA KARENA……(isi dengan keinginan kita)”. Tulis dengan jelas dan spesifik dalam bentuk present tense. HINDARI kalimat “AKAN” atau “NANTI”. Tuliskan seolah-olah hal yang kita inginkan itu sedang terjadi.
3. VISUALISASI. Gambarkan secara Holografis seluruh kejadian pada detik ketika niat itu mewujud menjadi sebuah kenyataan seperti kita melihat sebuah foto. GAMBARKAN secara tertulis detik IMPIAN itu secara lengkap apa yang kita lihat, dengar, cium, raba dan rasakan.
4. SYUKUR. Pandangi gambaran impian yang sudah terwujud di dalam hati tersebut dengan penuh syukur seakan hal itu benar-benar menjadi kenyataan. Berdoalah seperti kita sudah menerimanya. Ucapkan terimakasih kepada Tuhan atas “dikabulkannya” doa kita.

IZINKAN DULU BARU USAHA
========================

Kebanyakan orang menyangka bahwa jika mereka sudah memikirkan hal-hal positif tentang yang mereka inginkan maka itulah yang akan mereka dapat. Hokum Kuantum yang bekerja 24 jam tidak membantu orang mendapatkan apa yang ia INGIN-kan, melainkan membantu orang mendapatkan apa yang ia FOKUS-kan. Dan banyak orang INGIN SUKSES (sekaligus khawatir), seringkali tidak menyadari bahwa ia justru lebih sering fokus pada apa yang ia KHAWATIRKAN. Dan itulah yang terjadi!

CARA MENGUBAHNYA? MUDAH! Ucapkanlah SELALU dalam hati dengan penuh keyakinan,

“Dengan pertolongan ALLAH, aku YAKIN bisa meraih apapun yang aku INGINKAN. Aku IZINKAN diriku untuk BERHASIL. Aku IZINKAN diriku untuk BERUBAH. Aku IZINKAN nasibku untuk terus MEMBAIK. SAAT INI dan SELAMANYA aku selalu MENGIZINKAN semua yang aku inginkan untuk hadir di dalam hidupku dengan MUDAH dan MENYENANGKAN. Terima kasih yang ALLAH.”

“Aku memutuskan untuk selalu memiliki KEKUATAN dan KEYAKINAN diri. Karena aku PERCAYA, aku YAKIN, aku BERIMAN, bahwa CAHAYA KEKUATAN TUHAN yang menciptakan seluruh isi alam semesta akan selalu mengalir dalam setiap KEPUTUSAN-ku, PIKIRAN-ku, serta dalam semua TINDAKAN-ku. Sebab aku YAKIN bahwa sebenarnya aku hanyalah ALAT bagi TUHAN untuk mewujudkan RENCANA-RENCANA-NYA.”

Dan inilah saatnya ketika berbagai kemudahan, pertolongan dan keajaiban mulai hadir. Dan akan senantiasa hadir dalam hidup kita selama kita terus FOKUS pada apa yang kita inginkan, BUKAN pada apa yang TIDAK kita inginkan atau takutkan!

SALAM TAKZIM

-Quantum Ikhlas-
Bumi Allah, 3 November 2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: