KAU YANG SANGAT KURINDUKAN

Kawan, pernahkah kau merindukan seseorang? Ketika itu, apa yang kau rasakan? Ah, bodoh sekali pertanyaanku, tentu saja rasa rindu yang kalian rasakan, bukan? (harusnya bukan begitu pertanyaannya).

Begini, apa yang kalian lakukan ketika merindukan seseorang itu? (ah, pertanyaannya semakin bodoh saja rasanya). Tentu kalian akan selalu sangat merindukannya. Mungkin kalian akan membayang-bayangkan wajah dan paras orang itu. Membayangkan dia sedang berlari-lari kecil ke arahmu, dengan senyumnya yang terindah. Ia menghampirimu,senyumnya semakin indah, matanya membulat, pipinya merona. Lalu, setelah tiba didepanmu, sangat dekat denganmu,dengan penuh takzim ia akan  mengucapkan sepatah-dua kata yang membuatmu melambung tinggi.

Tapi Kawan, bagaimana jika seseorang yang kalian rindukan itu belum pernah kalian lihat sebelumnya? Bagaimana cara kalian merindukannya?Tak mungkin lah kalian akan membayangkan wajahnya, rupanya, penampilannya. Tak mungkin.

Entah kenapa aku sangat semangat menuliskan notes ini malam ini, di suasana yang semakin dingin ini, di bulan ramadhan ini.

Kawan, pernahkah kalian mendengarkan senandung Haddad Alwi featuring Anti & Vita? Kalau belum, saya sarankan segera mendownloadnya. Entah kenapa hampir setiap hari (seringnya setiap sore sehabis magrib sambil berbuka), speaker-speaker di pojok-pojok melantunkan senandung ini. Langsung saja, aku mengcopy dari laptop si penyetel lagu ini.

Perlu kuceritakan pada kalian bahwa, menurut dugaanku dan analisaku pada suara dalam senandung itu, Anti dan Vita adalah anak kecil (mungkin balita). Lucu sekali saat mereka menyanyi. Dan yang mereka nyanyikan…SUBHANALLAH sekali, Kawan.

Judul senandung itu adalah “RINDU MUHAMMADKU”

Demi cintaMu ya Allah

Pada Muhammad NabiMu

Ampunilah dosaku

Wujudkan harapanku

Siapa yang cinta pada nabinya

Pasti bahagia dalam hidupnya

Kau ajarkan hidup ini

Untuk saling mengasihi

Kutanamkan dalam hati

Kuamalkan sejak kini

Muhammadku..Muhammadku..

Dengarlah seruanku..

Aku rindu..aku rindu..

Kepadamu…Muhammadku..

Kini, mendengar lagu itu,pikiranku melintas pada selembar kertas yang kutempel di dinding kamarku, yang berisi impian-impianku. Yang di sana, di posisi paling atas, nomor satu, aku memberanikan diri menuliskan sebuah mimpi. Allaua’lam, hanya Allah saja yang bisa membuat impian itu menjadi nyata. Dan untuk menjadikan impian itu menjelma nyata, aku harus melewati pintu Malaikat Izrail, karena disana, di dalam kertas itu, di posisi paling atas, nomor satu, aku menuliskan impianku : MEMELUK RASULULLAH DI SURGA.

Ya Rasulullah, engkau, satu yang sangat kurindukan…

Ya Rasulullah salamun ‘alaik…

“Seseorang akan bersama dengan yang ia rindukan, maka rindukanlah Baginda Nabi Muhammad, Kawan”

NB : Jangan lupa download senandungnya ya🙂

SALAM

Bumi Allah, 6 Ramadhan 1431 H

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: