JANGAN

Kawan, apa yang kalian pikirkan ketika aku bilang pada kalian, “JANGAN memikirkan SAPI!”?

Aku bertaruh, pasti kalian memikirkan SAPI bukan? Hayo ngaku saja…(kalau senyum berarti iya).

“JANGAN memikirkan Patung Liberty di Amerika!”

Pasti kalian sedang membayangkan Patung Liberty, iya kan? Padahal ‘kan perintahnya jelas : JANGAN!  Ee lha kok malah nekat dipikirkan…

Sekarang aku ulangi lagi. Perhatikan baik-baik. JANGAN sampai terkecoh lagi ya.

“JANGAN memikirkan Suly!”

Ah, kalian sungguh keterlaluan. Pasti bayang-bayang orang yang namanya Suly sedang berkelebat di benak kalian, bukan?

Kawan, sungguh aneh ‘kan?.

Disini, kita sedang berdiskusi tentang masalah yang AMAT PENTING, yaitu tentang : JANGAN.

Kalian tahu tidak, bahwa sesungguhnya kemerdekaan adalah hak segala bangsa…dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan….(ini isi Pembukaan UUD 45..hehe)

Sekarang serius.

Kalian tahu tidak, bahwa dengan contoh di atas, pikiran sadar dan tak sadar kita, secara otomatis akan menyaring dan menghapus kata JANGAN, TIDAK, atau DILARANG. Jadi, ketika aku bilang kata-kata seperti contoh di atas, maka yang tertanam di pikiran kalian adalah kata-kata yang tidak boleh dilakukan. Misalnya tadi ketika aku bilang, “JANGAN memikirkan Suly”, maka serta merta kalian akan memikirkan orang yang namanya Suly itu, meskipun perintahnya jelas tegas mengatakan JANGAN memikirkan orang yang nggak penting itu.

Ini adalah Hukum Ketertarikan, Kawan…

Hukum Ketertarikan juga akan merespon kata-kata dengan cara yang persis pada pikiran kita : dia akan mendengarkan apa yang TIDAK kita inginkan. Jika kita bicara dengan memakai kata JANGAN, TIDAK atau DILARANG, sesungguhnya kita memfokuskan segenap perhatian dan energi kita pada apa yang TIDAK kita inginkan.

Masih ingat kan dengan kisah Nabi Adam yang dikeluarkan dari Surga? Bukankah saat itu Allah juga sudah jelas memberikan larangannya, “JANGAN dekati pohon (khuldi) itu!”. (terjemahan bebas). Mungkin, sekali lagi mungkin, justru itu yang sering dipikirkan Nabi Adam.

Mungkin dulu kita juga sering dilarang-larang oleh orang tua kita : JANGAN begini, JANGAN begitu, JANGAN main ini, JANGAN main itu. Tapi, justru apa yang kita lakukan? Kita malah kepikiran apa yang dilarang itu dan malah melakukannya.

Aku ingat, pasti dan selalu, setiap kali aku pamit ingin pergi dolan ke pantai, ibuku yang baik hati dan sangat penyayang, selalu berpesan, “OJO nyemplung segoro! JANGAN nyebur ke laut!”. Tapi, apa yang justru kulakukan, Kawan? Akhirnya aku nyemplung juga, aku nekat. Mungkin akan beda andaikan ibuku bilang, “NYEMPLUNGO LAUT SISAN RASAH BALI!” mungkin justru aku tidak berani nyemplung. Yah, begitulah kira-kira.

Percaya atau tidak, kebanyakan orang justru memikirkan apa yang TIDAK diinginkan. Dan bahkan TIDAK TAHU apa yang mereka inginkan. Mungkin ya tadi, sejak kecil sudah dicekoki dengan kata JANGAN hingga semua kosakata dalam otaknya dipenuhi oleh kata-kata itu. Dan justru itu yang akan terjadi. Yang TIDAK diinginkan-lah yang akan terjadi kemudian.

Tapi jangan khawatir, Kawan.

Ada sebuah instrumen yang sederhana namun efektif untuk mengatasi itu semua, untuk mengurangi kemunculan kata-kata JANGAN, TIDAK atau DILARANG, yakni ketika kita setiap kali mengucapkan kata JANGAN, TIDAK atau DILARANG, tanyakan pada diri sendiri, “JADI, APA YANG KUINGINKAN?”

Ketika kita bertanya pada diri sendiri tentang apa yang sungguh-sungguh kita inginkan, maka jawabannya akan menciptakan kalimat dan kata baru. Saat kata-kata berubah, maka berubah pula getaran yang terpancar dari kata-kata itu. Dan, entah positif atau negatiF getaran yang kita pancarkan, Hukum Ketertarikan akan mendatangkan getaran yang sama, yang lebih banyak jumlahnya.

Kawan, sering-seringlah bertanya pada sendiri, kalau perlu, tulis, “APA YANG KUINGINKAN?”

Kata Pak Heppy Trenggono, “Tuhan akan mengabulkan apa yang BENAR-BENAR kita inginkan.”

Pesan penutup dariku, Kawan :

“Ingat, malam hari nanti, tolong, sekali lagi aku minta tolong, JANGAN memimpikan aku dalam tidur kalian!”

(Besok pagi SMS aku ya, jika memang kalian memimpikan aku. Kan sudah kubilang JANGAN! Kalian sendiri yang nekat :D)

SALAM

http://suliwe.co.nr

-Law of Attraction-

(Harganya Rp31.500)

3 Responses to JANGAN

  1. sains says:

    🙂 absen….

  2. aurum ismee says:

    wah, contohnya kog sama dengan aku mas? hehe
    JANGAN GR Mas kalo nanti mlm aku mimpi. :p mimpi ketemu hantu maksude.

  3. Neo Mujahid says:

    Hahahaha… Dassssaaarrrr Sule..!!!

    Please, JANGAN pikirkan Aku..!!😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: