NO? NEXT PLEASE

“Laki-laki BERKUASA untuk MEMILIH. Dan wanita jangan khawatir, karena wanita BERKUASA untuk MENOLAK. Hmm..Allah sungguh Maha Adil”

Kalian pernah liat orang antri sembako? Antri beras jatah? Atau antri beli minyak tanah? Atau kalian sendiri yang antri? Mengantri sejatinya sungguh tak mengenakkan. Mungkin keadaannya akan menyenangkan ketika posisi kita bukan yang antri, tapi yang melayani antrian, yang punya sembako, yang punya minyak tanah, yang menjadi Empunya.

Nah, kira-kira artikel ini berhubungan dengan antrian sembako dan juga dengan pernikahan. Ketok e ga nyambung ya? Ah, lagi-lagi tentang nikah, sudah bosan sebenarnya. Terpaksa.

Teringat cerita romansa Ustadz Salim ketika pergi menghadap calon mertua saat melamar sang calon PENENANG HATI, istrinya. Waktu itu –seperti yang diceritakan beliau sendiri- si calon mertua bilang, “Lamarannya diterima, tapi nikahnya beberapa tahun lagi (kalo ga salah 3 tahun lagi)”

Ustadz Salim : “?????”

Lalu dengan gaya sok diplomatis (dan saya menebak, pasti beliau juga deg-degan), beliau bilang, “Bapak yang baik hati, urusan saya kesini adalah MENIKAH SECEPATNYA, bukan DENGAN SIAPA. Kalau saya tidak mendapatkan istri di tempat ini, maka saya akan mencari nanti DALAM PERJALANAN PULANG!”

Keren ‘kan?

Dan ternyata ajaib, si calon mertua takluk dengan kalimat itu (yang mau melamar, bisa kalian terapkan juga. Untuk yang akan dilamar, HATI-HATI dengan jebakan tipu muslihat semacam itu! :D)

Lalu, apa hubungannya dengan judul “NO? NEXT PLEASE”, antrian sembako dan cerita Ustadz Salim?

Baiklah kalau kalian memaksa. Akan kuceritakan. Begini, Kawan…

Kadang-kadang, dunia ini kan rasanya tidak selalu berpihak pada kita. Boleh jadi, pas kalian (yang laki) mau melamar, ndelalahe DITOLAK calon mertua! DITOLAK MENTAH-MENTAH!

“Jan calon menantu RA PROSPEK BLAS!!“ bisa jadi sadis seperti itu, sungguh menyakitkan.

Nah, ada baiknya kalian ikuti nasehat saya ini…(nanti bisa kita amalkan sama-sama, nasehat ini fungsinya untuk membesarkan hati..hehe)

Nasehat ini saya pelajari dari guru saya di Universitas Kehidupan, University of Life, namanya Ir Heppy Trenggono M.Kom. Beliau ini orang yang TERLANJUR KAYA.

Begini Kawan, seandainya nanti kalian melamar seseorang dan ternyata calon mertua kalian bilang “NO!” alias menolak kalian mentah-mentah dengan muka merah padam dan mengacung-acungkan keris sakti mandraguna, maka kalian harus tetap KALEM, COOL, BERSAHAJA, TENANG, SLOW, MENGALIR SEPERTI AIR …lalu berdirilah, tarik nafas panjang, hembuskan perlahan, lalu bilang “NEXT PLEASE….”

Tahu artinya tidak??

Sadarlah Kawanku yang laki, besarkan hati, banyak calon-calon mertua yang sedang MENGANTRI kalian di belakang calon mertua yang barusan mengacungkan keris pada kalian. Kalian tinggal PILIH! ‘Kan kalian BERKUASA untuk MEMILIH.

Tak ada alasan untuk bersedih ataupun stress, ataupun bunuh diri dengan keris yang tadi diacungkan calon mertua yang menolak kalian. Yakin deh, itu bukan solusi. Solusinya ya tadi. Atau, biar lebih kelihatan keren dan gentleman, katakan seperti yang diucapkan Ustadz Salim tadi, “Kalo ga dapat istri di rumah ini, saya akan cari di jalanan!” (hehe)

Ingat Kawanku yang laki, kalian sedang di posisi yang melayani antrian, banyak yang menunggu, banyak yang bisa dipilih….bukankah menjelang kiamat, jumlah wanita jauh lebih banyak? (wah saya jadi takut ditimpuki kaum hawa nih setelah bilang seperti ini)

Untuk yang wanita, yang sabar ya, jangan marahin saya ya gara-gara notes ini….

Saya ada saran buat kalian yang wanita, print-lah notes ini dan berikan pada bapak-ibu kalian sebagai REFERENSI dan BAHAN BACAAN MENARIK sambil menunggu adzan magrib di sore hari. Sampaikan juga SALAM TAKZIM dari saya buat bapak ibu kalian😀

Atau boleh juga, kalian copy dan jadikan di notes kalian, lalu tag-lah teman-teman kalian, dan jangan lupa sampaikan juga salamku untuk teman-teman kalian itu, SALAM SUPER gitu nggih…hehe PEACE!🙂

(Perasaan saya mengatakan bakalan ada perang coment di bawah notes ini, perang antara kaum adam dan kaum hawa. Ya Allah, semoga itu tidak terjadi..Amin)

SALAM

-suly-

Kalau bukan Ali, jangan ngimpi dapat Fatimah

Kalau bukan Muhammad, jangan ngimpi dapat Khadijah

Kalau bukan Joko, jangan ngimpi dapat Suliyono (hehe yang ini nama lengkap saya)

http://www.millatfacebook.com/suliwe

http://suliwe.co.nr

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: