HUKUM “TAU-TAU”

Nah, ini ada hukum baru di dunia ini. Penemunya? Panggil saja Si Entah (nama samaran).

Buat kawan-kawan yang lagi semester akhir dan skripsi, bukankah TAU-TAU kalian udah semester akhir dan skripsi? Buat kawan yang udah lulus kuliah, bukankah TAU-TAU kalian lulus kuliah? Buat kawan yang sekarang udah jadi PNS, bukankah TAU-TAU kalian udah jadi PNS? Buat kawan yang lagi S2, bukankah TAU-TAU kalian udah S2? Buat kawan yang udah nikah, bukankah TAU-TAU kalian udah nikah? Buat kawan yang sudah punya anak, bukankah TAU-TAU kalian udah punya anak?

Yang kemarin baru masuk kuliah, ee sekarang udah lulus kuliah. Yang kemarin baru S1, ee sekarang udah S2. Yang kemarin masih anak-anak, ee sekarang udah punya anak.

Bukankah SEMUANYA –terasa- serba TAU-TAU?

TAU-TAU semester akhir. TAU-TAU lulus. TAU-TAU udah kerja. TAU-TAU udah S2. TAU-TAU udah nikah. TAU-TAU punya anak. TAU-TAU punya mobil dan Rumah. TAU-TAU tua. Dan TAU-TAU mati. Semuanya serba TAU-TAU kawan…

Kalau kita sadar sesadar-sadarnya, yakin seyakin-yakinnya, iman seiman-imannya, harusnya kita paham bahwa ada Hukum Tau-Tau di dunia. Kalau sudah begini, harusnya kita bersikap WAJAR saja di dunia ini.

Kalau lagi susah, lihatlah nanti, TAU-TAU nanti kita akan senang. Kalau lagi nggak punya duit, lihatlah nanti, TAU-TAU nanti kita punya duit. Dan yang lainnya. Dan Hukum Tau-Tau ini juga berlaku sebaliknya, TAU-TAU susah, TAU-TAU miskin, TAU-TAU masuk penjara, TAU-TAU sakit, TAU-TAU banyak utang.

Putaran waktu begitu cepat, Kawan. Tapi kita harus YAKIN HAQQUL YAKIN bahwa putaran itu suatu saat akan berhenti. Dan sekali lagi, TAU-TAU BERHENTI! Pokoknya serba TAU-TAU.

Mau apa coba, kalau udah gitu? Semuanya ibarat ingus yang mengalir –eh maaf, air yang mengalir dink-. Jalani saja hidup ini. ENJOY Men! Kenapa harus dibuat susah? Kenapa harus stres karena nilai kuliah dapat C, bahkan D atau apes dapat E? Kenapa harus stres karena lagi banyak utang –ups, tau-tau banyak utang-? Kenapa harus stres dapat undangan nikah? Kenapa harus stres karena entahlah yang lain? YAKIN SAJA, Hukum Tau-Tau itu akan terjadi. Selalu berlaku.

Lihatlah Si Arai Sang Pemimpi itu, TAU-TAU bisa sekolah ke Perancis. TAU-TAU bisa menjelajahi Eropa hingga sampai Afrika!

Kawan, cobalah sesekali, atau paling tidak bayangkan saja, kalian berdiri tegak di atas haluan kapal raksasa yang sedang berlayar di samudra luas, melapangkan kedua tangan, membiarkan angin menerpa wajah, tersenyum, menggoyang-goyang tubuh bak rajawali di angkasa luas dan berteriak keras, “Dunia…!! Sambutlah aku..!! Ini aku, datang untukmu..!!” (dalam Sang Pemimpi)

Dan biarkan Hukum Tau-Tau itu terjadi.
Ah, indahnya hidup ini…

SALAM

-suly-
bukan orang penting
(Yang penting keikhlasan, selanjutnya yang terjadi biarlah terjadi, Kawan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: