Kita adalah SAHABAT..kemarin, sekarang, nanti dan selamanya..!!

Diiringi nasyid KitaSama.mp3 by Faliq, saya mulai menulis cerita ini. Selasa 7 Juli 2009 adalah hari yang indah menurut saya. Hari ini saya dapat hadiah, ya hadiah karena memenangkan sebuah kompetisi, bukan kompetisi besar namun begitu berkesan. Hari ini critanya ada perpisahan sama anak-anak media UKMI dirumahnya pak kabid di daerah Mojosongo. Walaupun tidak semua bisa datang, tapi banyak kok tadi yang datang. Di ikhwan ada Pakdhe Fajar, Om Topan, Bang Rudin dan juga Raden Mas Suly 🙂. Sedangkan di akhwat ada Budhe Dewi, Jeng Siska, Teteh Ika, Neng Dwi, Tante Siska,  Roro Asti dan juga Mbak Evi. Sebelum acara ini, bocah-bocah di sms i untuk datang sekalian mempersiapkan sebuah cerpen religi dan berhubungan dengan bidang media. Untuk dilombakan gitu critanya. Ternyata pak kabid dan bu sekbid udah menyiapkan 3 hadiah untuk 3 jenis pemenang yaitu Crew Media Ikhwan Terbaik, Crew Media Akhwat Terbaik dan juga Cerpenis media terbaik. Dan ternyata Alhamdulilah saya dapet menyabet gelar sebagai Cerpenis Terbaik versi anak-anak media😀. Judul cerpen saya adalah Kita adalah SAHABAT..kemarin, sekarang, nanti dan selamanya..!! Sepertinya saya punya bakat menulis nih..hehe. Sebenarnya berawal dari 1 tahun yang lalu ketika saya mengkhatamkan novel KCB jilid 1 dan 2. Sejak itu saya punya keinginan menulis sebuah novel. Ya..novel yang bisa menyaingi KCB. Semoga ini menjadi awal yang baik 🙂.

Yah mungkin itulah saat-saat terakhir yang indah bersama mereka..sahabat-sahabatku di media UKMI, karena mungkin saat ini saya sudah off dari organisasi kampus, dan mungkin juga ’off’ dari UNS..hehe karena Jumat besok saya mau pendadaran! Doakan ya saudaraku..

Mungkin 5 atau 10 tahun lagi kita akan bisa berkumpul kembali, mungkin bersama putra-putri kita 😀. Kita akan merindukan saat-saat seperti tadi..dalam sebuah naungan ukhuwah yang begitu indah.

Terima kasih sahabatku.. Awal karir organisasi saya adalah di HMJ kemudian beralih ke BEM dan akhirnya saya akhiri di LDK bersama UKMI tercinta. Terima kasih untuk semuanya..tausiah, silaturahim, makan-makan, syuro-syuro, dan juga kerjaan-kerjaan yang ada (ya siaran lah, nyebar buletin lah, nyari sponsor lah, panitia ini itu lah..pokoknya semua). InsyaAllah itu semua akan menjadi sesuatu yang tidak terlupakan. Dan sampai berjumpa lagi beberapa waktu yang akan datang mungkin dalam forum dan wadah yang berbeda.

Pasti penasaran cerpen saya kayak apa sih kok bisa menang?hehe..

Ni simak aja cerpennya..sebenarnya sederhana sih, tapi mungkin lucu kali ya..

Pagi itu kira-kira jam 02.00 pagi setelah Reno selesai mengerjakan sholat tahajud, pandangannya terpaku pada sebuah album foto kenangan. Dia mulai membuka foto-foto yang ada di dalam album itu. Dinginnya malam seakan tak terasa tatkala dia menemukan sebuah foto, ya sebuah foto yang membuat badannya hangat. Melihat foto itu, semangat mudanya kembali menggelora. Di balik foto itu tertulis sebuah kalimat,”Kita adalah sahabat..kemarin, sekarang, nanti dan selamanya..!!”. Ya itu adalah foto Reno bersama teman-temannya saat dulu masih tergabung dalam sebuah lembaga dikampusnya. Dia seakan ingin kembali ke masa itu. Dia merindukan ukhuwah yang dulu sangat terasa begitu indah. Terbayang pada tingkah polah teman-teman seperjuangan yang kadang bikin emosi tapi juga kadang membuatnya tersenyum. Dia rindu dengan syuro-syuro yang biasanya diundang hanya lewat sms oleh kabid ataupun sekbidnya. Dia mulai bertanya dalam hati, penasaran dengan keadaan teman-temannya sekarang. Pikirannya melayang..

“Wah pak kabid sekarang kayak apa ya? Dah punya anak berapa dia sekarang?”

“Si Jevry gimana ya kabarnya? Wah dulu dia yang sering bolos syuro tuh..jadi sering dimarahin pak kabid..kasihan dia”

Si Fitri tambah gemuk nggak ya..? ehm dulu dia sering diledekin bu sekbid tuh katanya kayak ‘tiang listrik’ hehe”

“Ah..indahnya saat-saat itu..Aku kangen mereka” gumam Reno.

Dia teringat saat-saat paling indah bersama mereka. Saat itu adalah saat-saat perpisahan karena memang periode mereka sudah berakhir. Walaupun moment perpisahan, tapi ternyata berakhir dengan bahagia. Perpisahan di adakan di rumah pak kabid. Teman-teman diminta kumpul di belakang kampus jam7. Eh namanya Indonesia..kadang sulit mengubah kebiasaan buruk. Lagi-lagi telat! Jam setengah 9 baru berangkat. Hanya pak kabid dan Bu Sekbid saja yang datangnya OnTime. Yah karena mereka berniat ingin memberikan keteladanan yang baik pada staf-stafnya. Oh iya, Reno juga datang ontime karena memang dia itu orangnya paling rajin

Darimana saja akh Jevry, jam segini kok baru datang”Tanya pak kabid pada Jevry yang datang jam8 kurang 10 menit.

“Waduh afwan pak, tadi bada subuh kan saya bantu-bantu ibu bersih-bersih kasur..eh setelah kasurnya bersih, kasurnya begitu menggoda saya pak..ya udah deh saya ketiduran di kasurnya..”

“Kalo antum, akh Rudi kenapa telat?”

“Ehm..anu..ehm..anu pak..”(sambil gigit jari, Rudi bingung memberikan jawaban)

“Anu..anu gimana?”Tanya pak kabid

Saya juga ketiduran di kasur sama Ahmad..”

“Lho…?” pak kabid jadi bingung

“Iya..rumah saya kan dekat dengan rumah Jevry, pas mau bersihin kasur, dia minta bantuan saya..nah trus dia duluan tuh yang ketiduran, dan biar adil makanya saya juga ikut ketiduran..”

“Dasar..!!” geram pak kabid

Di samping itu, hal yang sama juga terjadi di akhwat.

“Kok baru datang to ukh?”Tanya bu sekbid pada Fitri.

“Iya ukh, afwan. Tapi suer kok keterlambatan saya ini bukan karena ketiduran kok. Sungguh..serius..percaya deh” jelas Fitri

“Iya terus kenapa telat?”tanya lagi bu sekbid.

Tadi saya jam6 sudah siap berangkat, sudah mandi dan juga sudah sarapan. Nah karena kumpulnya jam7 jadi saya nunggunya kan kelamaan tuh, jadi saya ke warnet dulu. Mau nyari jurnal dan materi kuliah sama sekalian update status di Facebook..hehe. Nah tau-tau ada temen saya yang ngajakin chating..ya udah deh jadi keasyikan trus lupa gitu..afwan ya ukh..jangan marah ya. Ntar kelihatan jelek lho kalo marah..” Fitri mulai menggunakan jurusnya biar ga dimarahi bu sekbid..namanya jurus rayuan maut.

Trus ni ukhti Ais kenapa telat?”Tanya bu sekbid pada Aisyah.

Ya iya lah bu, yang chating sama Fitri kan saya..!” jawab Aisyah tanpa merasa berdosa.

Ayo sudah..sudah. langsung berangkat saja ndak selak siang..!” ajak Reno dengan bijak.

Perjalanan ke rumah kabid pun dimulai. Perjalanan yang penuh dengan aral rintangan karena memang rumah pak kabid itu agak pelosok dan jalannya pun belum di aspal.

Terbayang dalam pikiran Jevry..”Wah pasti nanti full makanan enak-enak nih..asyik..” Maklum si Jevry itu memang doyan makan..apalagi kalo gratis. Dan khusus hari itu dia emang sengaja dari rumah ga sarapan dulu biar nanti bisa nampung banyak makanan dirumah pak kabid.

Lain lagi dalam fikiran Aisyah..”Wah asyik ni nanti bisa ketemu sama bapak ibunya pak kabid..hehe..trus nanti…………..”

Belum selesai mengkhayal tiba-tiba Fitri yang mboncengin Aisyah dengan motor SupraX nya langsung nyeletuk,”Eh ukh nanti bensin nya paroan lho ya..awas kalo ga mau! Ini motor soalnya juga pinjam sama temen kos..”

”Iya..iya..beres! tenang aja ukh, saya tau kok kalo anti lagi ga punya duit..” jawab Aisyah

Heh bukan begitu ukh, saya cuma mau ngasih kesempatan beramal untuk anti juga..masak cuma saya yang dapet pahala beramal..jadi biar bisa sama-sama dapat pahala gitu..” Fitri berkilah.

Setelah 20 menit perjalanan akhirnya mereka tiba di lokasi kejadian. Rumah pak kabid. Rumah itu bercat biru dan ada kolam ikan di depannya. Rumah sederhana yang indah. Terasa sejuk ketika masuk dirumahnya.

Sampai dirumah rombongan langsung disambut hangat oleh orang tua pak kabid.

”Assalamualaikum..” Fitri mendahului mengucapkan salam dan mencium tangan ibu pak kabid.

”Wa’alaikumsalam..ayo..ayo masuk. Anggap saja rumah sendiri” jawab kedua orang tua pak kabid.

Fitri mulai menghayal lagi,”Wew..sudah diminta menganggap seperti rumah sendiri nih..hehe”

Setelah mereka masuk rumah, acara perpisahan pun dimulai. Acara itu dimulai dengan training oleh salah seorang staff dan pembacaan cerpen. Memang sebelum acara perpisahan itu, jauh-jauh hari temen-temen diminta untuk membuat sebuah cerpen.

Banyak kreasi cerpen yang mereka buat.

Aisyah membuat cerpen dengan tajuk ”Ketika Cinta Beristighfar”, dia terinspirasi oleh film KCB yang baru saja dilihatnya di bioskop beberapa waktu yang lalu.

Jevry membuat cerpen dengan judul,”Lapar yang tak tertahankan”, sebagai gambaran tentang keadaan dirinya saat itu.

Rudi cerpen nya berjudul,”Semalam di Rumah Ayah”. Maklum dia baru mudik dan cuma di rumah satu malam trus langsung balik kampus.

Pak kabid membuat cerpen berjudul,”Kalian sahabat terbaikku..” sedangkan bu sekbid membuat cerpen dengan judul ”Ketika kita harus berpisah”. Sedangkan si Fitri, judulnya ”Aku anak sholihah”. Dia memang orangnya agak narsis gitu.

Lalu dimulailah cerpen-cerpen mereka dibaca satu-per satu. Selagi cerpen dibaca, hidangan yang dtunggu pun akhirnya keluar juga.

”Nah..ini nih yang ditunggu-tunggu” spontan Jevry riang gembira.

”Ayo..semua ini dimakan dulu ndak selak dingin nanti” pinta ibunya pak kabid.

”Iya bu tenang saja, pasti saya habiskan. Nanti kalo ga habis, boleh dibawa pulang kan bu?hehe” canda Jevry.

”Iya boleh dibawa pulang asal nanti bantu nyuci piring dulu disini selama 1 minggu..hehe” balas canda ibu pak kabid

Ayo semuanya kita makan dulu..” pak kabid mulai mengajak teman-temannya makan.

Mereka pun makan bersama..oh indahnya makan bersama. Sederhana, tapi terasa sangat nikmat karena dibumbui dengan bumbu ukhuwah. Lauknya pun krupuk yang sangat lezat, ’Krupuk Cinta’ namanya..

Setelah selesai makan, pembacaan cerpen dilanjutkan kembali.

Setelah semua cerpen terbaca, pemenang cerpen diumumkan.

Dan yang menjadi pemenang saat itu adalah………………………………………………… RENO..! dengan cerpennya yang berjudul ”Kita adalah SAHABAT..kemarin, sekarang, nanti dan selamanya..!!”.

”Abi sedang apa kok melamun jam segini?” tanya istri Reno membuyarkan lamunan Reno. Jam menunjukkan jam03.00 pagi.

SELESAI

-Suly-

10 Responses to Kita adalah SAHABAT..kemarin, sekarang, nanti dan selamanya..!!

  1. raf says:

    iyo lucu

  2. ita says:

    gokil kamu sul…

  3. me says:

    cobalah menulis yang lebih bermakna….yang lebih punya interaksi dengan orang di luar duniamu……masih banyak yang kamu bisa pelajari

  4. Ada lanjutannya gak..Mas Suly..???
    kalo bisa sekalian aja buat buku novelnya ya…
    Lucu…Seger…Ngocol…Gokil (spt kata Ita)…

  5. Farhan says:

    he…pasti ane ga’ ada di cerpen…
    Karena ga’ datang sih…kasiyan sekali….
    Tapi, lucu akh…
    Bakat terpendam, kenapa ga’ dikembangin sekalian…
    Lumayan kalo’ sering ikut lomba2 novel/cerpen tuh….
    Ada lomba cerpen girliezone lho….

  6. Zain Arafat says:

    tank……

  7. ibnu_faisal says:

    Mas……..Aq melu acara, kok gak kecatet,.
    hik…hikz….😀

  8. suliwe says:

    Wah ketinggalan dek..hehe gapapa ndak usah nangis🙂

  9. Evi says:

    ceritanya 90persen mendekati kebenaran pada saat acara itu,….😀
    dibuat sekuelya mawon,..

  10. suliwe says:

    Bisa diusahakan. Jadi kangen saat-saat itu🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: