SMS dari seseorang yang resah melihat teman-temannya menjadikan Facebook sebagai ajang pamer foto!

Sms_1

”Oya Ly,q mw comment,kl krg brkenan yo af1. Q kok ga sk y ma FcBook-an.kykny tll bebas gt, pr ikhwn/akhwt’ers mlh kykny ikt2an kejangkit, jm mlm pun msh pd gtuan. Nampilin foto2 narsis, dll, kn ga blh tu,wah Yahudi emg bnr2 pinter, GFnya brhasil”

Sms_2

“OK, mmg jd muslim ga blh gaptek…akhwt2nya jg tu mlh nampilin foto2 terbaik mrk, buat apa coba,dilihat ikhwn?!? Kn harusnya GB,alias jaga pndngn, g smua sih.  Yah aq cm brpndpat kok kl ga stuju yo gpp”

Sms_3

“Lha iyo to..meh ngandani mlh pekewuh..”

Sms_4

“Biarin dibilang gaptek, kuper, padune HPne ga iso buat FB-kan, yang penting kan pandangan ALLAH. Biar aja deh jadi org yang sederhana tp ttp bersahaja..& selalu jaga iman tentunya, Amien..” (hehe tumben ngomong bener :D)

Tak balasi,”Tapi ketok’e kowe kie yo ra gaul!”🙂

Sms_5

”Yo gen, nek mung masalah gaul koyo ngono ra pengen..gaul tu yo masalah istiqomah dakwah..ibadah. Dicintai adik2 TPA-bangga, punya adik2 didikan-istimewa, bisa kerja sendiri-orangtua bahagia..”

Nah, dah tau kan yang harus kalian lakukan? Yupz..siip deh!

Yuk berubah..!menjadi yang lebih baik.

Saudaraku, mari saling mengingatkan dan saling mendoakan.

5 Responses to SMS dari seseorang yang resah melihat teman-temannya menjadikan Facebook sebagai ajang pamer foto!

  1. akh sartono says:

    lha sms dari siapa sul? aku mlebu kategori neng dhuwur kuwi g?

  2. Farhan says:

    Seperti yang dikatakan Mas Amron,
    “Kamulah yang mengendalikan Facebook, bukan Facebook yang mengendalikanmu”.
    Jadi, bukalah Al-Faizbukiyah (Facebook), ketika memang benar2 penting. Bukan Facebook yang mengendalikanmu untuk selalu membukanya.
    Analoginya sama seperti handphone. Jadikan Facebook sarana yang bermanfaat bagi antum. Banyak misalnya, antum bisa kasih taklimat secara gampang lewat Facebook, misal untuk dakwah, ada kajian, posting kata2 mutiara atau hadits, ato sebagainya. Atau mau jualan juga bisa. Pasti ada sisi lain yang bisa kita gunakan untuk kebaikan. Kalo ana sendiri sih masih enjoy, pun juga jarang OL di Facebook. Kalo’ ana sebatas untuk komunikasi dengan teman2 lama. Silaturahmi akhi…
    Hehe…

  3. Farhan says:

    Seperti yang dikatakan Mas Amron,
    “Kamulah yang mengendalikan Facebook, bukan Facebook yang mengendalikanmu”.
    Jadi, bukalah Al-Faizbukiyah (Facebook), ketika memang benar2 penting. Bukan Facebook yang mengendalikanmu untuk selalu membukanya.
    Analoginya sama seperti handphone. Jadikan Facebook sarana yang bermanfaat bagi antum. Banyak misalnya, antum bisa kasih taklimat secara gampang lewat Facebook, misal untuk dakwah, ada kajian, posting kata2 mutiara atau hadits, ato sebagainya. Atau mau jualan juga bisa. Pasti ada sisi lain yang bisa kita gunakan untuk kebaikan. Kalo ana sendiri sih masih enjoy, pun juga jarang OL di Facebook. Kalo’ ana sebatas untuk komunikasi dengan teman2 lama. Silaturahmi akhi…
    Hehe…
    Tapi bukan berarti ana menyalahkan ato membenarkan Al Faizbukiyah…
    Semoga bermanfaat…

  4. suliwe says:

    Saya sepakat sama antum akhi..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: