Belajar dari Abi’nya Azis

“…karena ini tentang Formula masa depan, rahasia atas hidup. Diruangan kamar kost ketika saya kuliah dulu, tepatnya di dinding kamar sebelah kanan, ada selembar kertas looseleaf lusuh berdebu yang menempel diatas selembar stereofom bekas peninggalan penghuni kamar yang sebelumnya. Kertas yang warnanya sudah menjadi putih kekuning-kuningan ini berisi tentang rencana hidup, anda mungkin tidak percaya…tapi kertas ini didalamnya berisi tentang Rencana hidup saya yang saya tulis dari usia 19 tahun sampai nanti berusia 63 tahun dan meninggal dunia. Saya menuliskannya ketika masih berada di semester 2 Jurusan Akuntansi UNS, saya membuatnya secara terinci, satu demi satu keinginan yang ingin saya dapatkan selama hidup kemudian saya tuliskan diatas lembaran kertas tadi, target tahun demi tahun dan keinginan demi keinginan. Semuanya saya tuliskan dengan baik.


Setiap keinginan yang ingin saya capai, saya tuliskan dengan jelas diatasnya dan kapan ingin saya capai.segalanya. … Indeks Prestasi, Karier Organisasi kampus, Jenis Pekerjaan untuk hidup, Tahun Kelulusan, waktu pernikahan, jumlah anak, punya rumah sendiri, dan semua keinginan yang ada didalam benak saya ketika itu saya tuangkan dan saya tempelkan didinding kamar. Setiap kali duduk di meja belajar, tulisan ini berada tepat didepan saya. Selalu terbaca, selalu teringat dan menjadi sesuatu yang menginspirasi. Inilah yang saya lakukan.

Banyak teman-teman se kost atau tamu dari luar yang datang berkunjung ke kamar saya ketika melihat tulisan “Cita-cita” saya ini kemudian memberi komentar, dari yang hanya sekedar memberikan senyum geli hingga komentar yang aneh-aneh..maklumla h,sepertinya ini hal bodoh..

Saat ini, tepatnya 5 tahun setelah saya menuliskan setiap rencana saya dulu, tanpa sengaja ketika merevie tulisan ‘cita-cita’ itu,..saya terkaget-kaget karena mendapatkan lebih dari 90% keingingan yang saya tulis dulu telah saya capai sekarang dan bahkan lebih cepat 2 tahun dari rencananya. Pernikahan yang direncanakan tahun 2006 ternyata 2004, mendapat pekerjaan mapan di perusahaan besar setelah lulus tahun 2007 ternyata terjadi 2005, memiliki 3 orang ana lengkap di 2010 ternyata terjadi di 2008 ini, membangun usaha sendiri untuk mandiri di 2011 ternyata terjadi di tahun 2008, punya cita-cita bikin warnet,warung nasi dan supermarket ternyata dua yang awal sudah saya lakukan (semoga super marketnya segera menyusul…: ) ), dan satu per satu keinginan didalam kertas ‘Cita-cita’ ini pun terjadi, Allahu akbar..”

2 Responses to Belajar dari Abi’nya Azis

  1. ism says:

    lha renacanamu piye, Dhe ?? he3, kapan target nikah ?

  2. -R i a- says:

    azis siapa li?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: